Teori konspirasi masih saja menjadi perdebatan hingga hari ini. Seorang filsuf post-modernisme bernama Jean Baudrillard dalam disertasinya menulis beberapa poin penting tentang realitas dan kebenaran.

Baudrillard yang lahir pada tahun 1929 merupakan seorang pakar dalam teori kebudayaan, sosiolog, kritikus politik, dan filsuf. Ia banyak terinspirasi dari psiko-analisisnya Freud, Marxisme, dan sosio-linguistik Mauss. Konsep darinya yang paling tersohor ialah tentang Simulacra.

Konsep simulacra menerangkan bahwa apa yang kita lihat saat ini ialah sebuah duplikasi dari kenyataan yang ada. Misalnya, stasiun TV merekam sebuah kejadian yang merupakan realitas, lalu rekamannya akan disimulasikan ke TV dan TV akan mensimulasikannya lagi ke manusia.

Hal ini akan membuat realita yang sebenarnya bergantung pada siapa yang memberikan persepsi paling kuat. Persepi inilah yang walaupun seringkali bukan sebuah kebenaran, dianggap sebagai kebenaran yang mutlak. Simulacra ini terjadi sehari-hari dalam kehidupan kita juga.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai