Hak cipta dilindungi undang-undang! masih ingat ? salah satu rektor di universitas di Jakarta yang dicopot karena terbukti melakukan plagiasi pada penelitian disertasi S3-nya? Wow, sangat disayangkan, udah hilang branding, dicopot pula.

Kita mulai dari beberapa cara mengutip yang terkadang dianggap benar tapi sebenarnya itu terindikasi (dianggap plagiat).

  1. Mengutip persis baik sebagian atau seluruhnya jika terlalu panjang.
  2. Memparaphrase (kutipan tidak langsung atau menggunakan bahasa sendiri tanpa mengurangi makna gagasan pengarang asli) tetapi tidak merepresentasikan ulang gagasan yang dikutip. Jadi, harus dihubungkan melalui penjelasan kita sebagai penulis (representasi).
  3. Menyalin persis gagasan pengarang walaupun mencantumkan sumbernya namun terlalu panjang dan tidak dikutip dalam bentuk paraphrase.

Mari kita bahas cara mengutip gagasan dengan benar.

Fungsi kutipan adalah membuat tulisan kita menjadi kredibel dan terpercaya. Dalam yang wajib dipertimbangkan dalam mengutip:

  1. Penulis memastikan bahwa kutipan tersebut diperlukan.
  2. Penulis wajib bertanggung jawab atas kutipannya.
  3. Usahakan jgn terlalu banyak menggunakan kutipan.
  4. Gunakan kutipan langsung atau tidak langsung (paraphrase)

Paraphrase itu adalah mengutip gagasan menggunakan bahasa sendiri tanpa mengurangi makna gagasan pengarang. Jadi, bahasanya kita ubah dengan gaya bahasa kita.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai