Kalau ditanya siapakah perusahaan terkaya sepanjang sejarah? mungkin dalam otak kita spontan jawab Microsoft, Google, Standard Oil dll. Padahal jawabannya adalah VOC, perusahaan yg menjajah Indonesia ini sayangnya cuma sepintas dibahas dalam buku sejarah disekolah.

VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang sebagian besar keuntungannya hasil dari mengeksploitasi bumi Indonesia ini jadi perusahaan yg gak tertandingi kekayaannya sampai detik ini Liat deh, perlu 20 perusahaan modern digabung jadi satu, untuk samain nilai kekayaannya VOC.

Yuk kita urutin dari yg terkecil, 8 perusahaan terkaya & terbesar sepanjang sejarah :

  • 8. Microsoft : $ 0,9 Trillion
  • 7. Apple : $ 1 Trillion
  • 6. Standard Oil : $ 1,1 Trillion
  • 5. Petro China : $ 1,4 Trillion
  • 4. Saudi Aramco : $ 4,1 Trillion
  • 3. South Sea Company : $ 4,3 Trillion
  • 2. Mississippi Company : $ 6,5 Trillion
  • 1. VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) : $ 7,9 Trillion

Kekayaan VOC ini setara dengan Rp 111 ribu triliun. Wajar VOC jadi perusahaan gak terkalahkan, karena Saudi Aramco, perusahaan modern sekarang kekayaan nya Rp 14 ribu triliun.

Karena gue yakin semua masih inget kan ya pelajaran sejarah tentang masuknya VOC di Indonesia & memang cuma sekilas itu doang yg dibahas dibuku sejarah kita, jadi gue skip bagian itu, kita masuk ke hal lebih penting yang gk dibahas di buku sejarah kita.

Setelah berdirinya VOC di Nusantara waktu itu, perusahaan ini makin maju, bahkan VOC dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham didunia Dibawah ini surat saham pertama didunia milik VOC.

VOC sebagai emiten & bursa saham pertama di dunia (1602) yg pusat bursa sahamnya di Amsterdam ini jadi acuan & contoh banyak bursa saham di belahan dunia, seperti Paris Bourse (1724), Philadelphia Stock Exchange (1790) & London Stock Exchange (1801). Sedangkan untuk bursa saham VOC di Nusantara sendiri agak belakangan didirikannya, yaitu 14 Desember 1912 Bursa Saham Batavia milik VOC ini juga merupakan cikal-bakal Bursa Efek Indonesia (BEI). Faktor penting yang buat VOC jadi perusahaan besar, karena VOC dikasih hak istimewa sama pemerintah Belanda, bahkan VOC juga punya hak, atas nama Pemerintah Belanda yang waktu itu masih berbentuk republik, untuk buat perjanjian kenegaraan & menyatakan perang kepada suatu negara.

Hak istimewa VOC dari pemerintah Belanda :

  1. Membentuk angkatan perang
  2. Melakukan perang & mengadakan perdamaian
  3. Merebut & menduduki daerah-daerah asing di luar Belanda
  4. Memerintah daerah-daerah tersebut
  5. Menetapkan/mengeluarkan mata-uang sendiri
  6. Memungut pajak.

Wewenang ini yg mengakibatkan, perusahaan seperti VOC, bisa bertindak layaknya satu negara, berantas siapapun pahlawan & penduduk lokal yang melawan VOC Inilah penyebab nenek moyang kita menyebut penjajah dengan julukan “Kompeni” karena mereka melawan tentara” perusahaan VOC.

Dengan banyaknya hak istimewa itu VOC leluasa menjual & mengangkut rempah-rempah, hasil bumi, menjual komoditas khas negeri tropis seperti ayam, beras, kuda, bahkan budak. Sehingga VOC pada puncak kesuksesannya menjadi perusahaan dagang swasta terkaya di dunia, bahkan sepanjang sejarah peradaban manusia Dengan aset lebih dari 150 perahu dagang, 40 kapal perang, 50.000 pekerja, angkatan bersenjata pribadi berjumlah 10.000 tentara.

Gak cuma di Indonesia, daerah kekuasaan VOC membentang dari wilayah Afrika bagian selatan, sampai Selat Magelhaens. VOC tercatat mempunyai pos di Tanjung Harapan, Persia, Benggala, Ceylon, Malaka, Siam, Cina daratan, Formosa & selatan India. Tapi lambat laun sepak terjang VOC yg hampir 2 abad menguasai perdagangan di Indonesia & wilayah asia tenggara lainnya ini meredup & bangkrut karena banyak pegawai VOC yang melakukan kecurangan dan korupsi. Banyak pengeluaran untuk biaya peperangan melawan perjuangan pahlawan & penduduk lokal di Nusantara, jadi faktor kebangkrutan VOC juga Contoh yg paling menguras tenaga & dana VOC, saat perang melawan Sultan Hasanuddin dari Gowa, Sulawesi Selatan.

Faktor lain, karena Belanda diinvasi oleh tentara Napoleon Bonaparte dari Prancis, sehingga Desember 1799, VOC resmi bubar karena bangkrut, aset-asetnya dialihkan kepada pemerintahan Belanda dan pemerintah Belanda melanjutkan penjajahan VOC di Nusantara sampai 1942.

Thread tentang VOC ini semoga bisa membuka mata kita TENTANG BESARNYA KEKAYAAN ALAM INDONESIA, jika dikelola dengan baik, kita bisa merajai perdagangan dunia VOC sudah membuktikan, mereka jadi perusahaan terkaya dalam sejarah, sayangnya kita hanya menjadi objek penderita.

Gw pribadi, dari dulu sampe sekarang, tiap lewat kota tua, liat bekas kantor gubernur VOC, perasaan gw selalu campur aduk, sedih, kesel, marah Sampe sekarang, gw gak pernah foto disana, berat aja rasanya. Apa karena gw tau sejarahnya VOC ini, atau karena memang gw baperan.

Sumber data yang menjelaskan kekayaan VOC, bisa dilihat disini :

https://www.visualcapitalist.com/most-valuable-companies-all-time/

VOC memang bubar secara lembaga, tapi sistem, aset & monopolinya masih jalan, diterusin Belanda makanya tetap gw tulis VOC, nah Belanda buka pasar modal disini yg merupakan cabang dari Amsterdamse Effectenbeueurs 14 Desember 1912. Karena Amsterdamse Effectenbeueurs sendiri dibangun pake duit hasil dari VOC juga, masih berkaitan.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai